1301174411_IF-41-01_PTI_TUGAS3

Soal

  1. Jelaskan jenis- jenis data beserta contohnya!
  2. Jelaskan beberapa teknik visualisasi data yang anda ketahui !   (minimal 3)

Jawab

1. Jenis- Jenis data :

Menurut SifatNya :

– Data Kualitatif  (qualitative data)

Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka, data mengenai penggolongan dalam relasinya terhadap kualitas atau sifat yang ada pada sesuatu. Penggolongan fakultas-fakultas pada universitas negeri menjadi fakulta exacta dan fakultas non exacta merupakan pemisahan menurut sifatnya. Penggolongan data mahasiswa yang ada pada fakultas yang menggunakan SKS kedalam penilaian studi dengan poin A, B, C, D didasarkan pada pemisahan sifat-sifat kualitatifnya. Contoh lain adalah penggunaan istilah white American dan black American(negro) dalam sensus di Amerika Serikat adalah suatu penggolongan sensus secara kualitatif, atau contoh yang lainnya : Kuesioner Pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah rumah sakit atau gaya kepemimpinan, dll.

– Data Kuantitatif (quantitative data)

Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan penjumlahan. Jika jumlah universitas negeri di Indonesia dibagi dalam 2 golongan maka yang lain kurang dari 5000 orang. lni merupakan penggolongan kuantitatif,  atau contoh yang lainnya : harga saham, besarnya pendapatan, dll.

Menurut SumberNya :

– Data Internal (Internal data)

Data Internal adalah data yang asli, artinya data sebagai hasil penelitian yang dilakukan sendiri, bukan data hasil yang dibuat oleh  orang lain. Contoh : suatu perusahaan, jumlah karyawannya, jumlah modalnya, atau jumlah produksinya, dll.

– Data Eksternal (external data)

Data eksternal adalah data yang di dapat dari hasil penelitian orang lain. Seseorang boleh saja menggunakan data untuk suatu keperluan, meskipun data tersebut hasil kerja orang lain. Contoh : daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.

Data eksternal ini terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu :

–  Data Eksternal Primer (primary external data)

Data eksternal Primer adalah data dalam bentuk ucapan kata-kata atau tulisan dari orang yang memiliki data itu sendiri, yakni orang yang melakukan penelitian sendiri. Contohnya : Pemberian kuisioner langsung oleh peneliti ke responden, seperti saat seminar langsung.

–  Data Eksternal Sekunder (secondary eksternal data)

data eksternal sekunder adalah data yang di dapat bukan dari orang lain yang melakukan penelitian,  melainkan melalui seseorang atau beberapa orang lain. Contoh : Data dokumentasi dan arsip-arsip resmi.

Menurut Waktu PengumpulanNya :

– Data cross section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu (at a point of time) untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tersebut. Misalnya; data penelitian yang menggunakan kuesioner.

– Data berkala (time series data), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk melihat perkembangan suatu kejadian/kegiatan selama periode tersebut. Misalnya, perkembangan uang beredar, harga 9 macam bahan pokok penduduk.

2. Teknik Visualisasi

Teknik visualisasi adalah konversi data ke dalam format visual atau tabel sehingga karakteristik dari data dan relasi di antara item data atau atribut dapat dianalisis dan dilaporkan. Teknik visualisasi memudahkan manusia untuk menangkap konsep dari data yang ditampilkan karena pada dasarnya manusia lebih mudah mengartikan sebuah gambar daripada teks yang menjelaskan tentang makna gambar tersebut.

  • Titik, Garis, atau Batang dalam Grafik

Grafik garis (yang menghubungkan titik-titik). Grafik garis menunjukkan hubungan di poin-poin (berupa titik) data Anda. Posisi titik-titik dihitung oleh suatu algoritma tata letak yang rumit yang memunkinkan kita untuk segera melihat struktur dalam suatu jaringan. Trik dari visualisasi menggunakan grafik garis pada umumnya adalah untuk menemukan cara bagus untuk membuat model dari jaringannya sendiri. Tidak semua dataset telah memiliki penjelasan hubungan-hubungan dan bahkan jika ada sekalipun, mungkin bukanlah aspek yang paling menarik untuk dilihat. Terkadang, tergantung wartawannya apakah ia bisa melihat hubungan antar titik. Contoh bagus adalah Grafik Sosial Senat AS, di mana hubungannya mengkaitkan senator-senator yang memberi suara yang sama pada lebih dari 65 persen total suara.

Tabel sangat ampuh ketika Anda berurusan dengan jumlah data yang relatif kecil. Mereka menunjukkan label dan jumlah dengan cara terstruktur dan rapi dan bisa mencapai potensi maksimumnya ketika dikombinasikan dengan kemampuan memilah dan menyaring data. Edward Tufte merekomendasikan memasukkan grafik kecil-kecil di dalam kolom tabel, misalnya satu grafik batang untuk setiap baris atau grafik garis kecil (juga dikenal sebagai “sparkline”). Tapi sebagaimana disebut di bagian pengantar tabel memiliki keterbatasan. Tabel cocok untuk menunjukkan faktor satu dimensi seperti top 10, tapi mereka lemah dalam hal membandingkan dimensi beragam sekaligus (misalnya populasi setiap negara selama beberapa waktu).

Grafik, pada umumnya, memungkinkan Anda untuk memetakan dimensi pada data menjadi properti visual berbentuk geometris. Telah banyak tulisan yang membahas efektivitas dari properti visual terpisah, dan singkat kata: warna sulit dicerna, tapi posisi adalah segalanya. Dalam suatu “scatterplot” (grafik x-y dengan bintik bintik tersebar di bidangnya) misalnya, dua dimensi dipetakan dalam bidang x- dan y-. Anda bahkan bisa menunjukkan dimensi ketiga dengan warna atau ukuran berbeda dari simbol-simbol yang telah terpampang. Grafik garis khususnya cocok untuk menunjukkan evolusi temporal, semental grafik batang bagus sekali untuk membanding data dengan kategori tertentu. Anda bisa menumpuk elemen grafik di atas yang lain. Jika Anda ingin membandingkan sejumlah kecil kelompok di data Anda, menunjukkan contoh-contoh beragam di grafik yang sama bisa menjadi cara ampuh (juga disebut sebagai “small multiples”). Dalam semua grafik Anda bisa menggunakan skala yang berbeda untuk mempelajari aspek-aspek yang berbeda di data Anda (linear atau skala logaritma).

Sumber :

http://www.pengertianahli.com/2013/11/pengertian-data-dan-jenis-data.html

http://ganyuda.blogspot.co.id/2016/10/pengertian-data-dan-jenis-data-beserta.html

www.ayoksinau.com/klasifikasi-data-menurut-jenis-sifat-dan-sumber-data-lengkap/

www.jaring.id/id/handbook/memahami-data/memanfaatkan-visualisasi-data-untuk-memahami-data/

http://thesis.binus.ac.id/doc/Bab2/2010-1-00279-IF%20Bab%202.pdf

1301174411_IF-41-01_PTI_TUGAS2

Soal

  1. Jelaskan mengenai 2 jenis image, yaitu raster dan vector! (Definisi, type file dan Software, dan karakteristiknya)!
  2. Jelaskan mengenai kompresi file gambar, jelaskan secara rinci 2 diantaranya!
  3. Jelaskan mengenai color depth atau bit depth dalam file gambar!

Jawab

  1. RASTER

Definisi Raster Gambar raster (bitmap image), yaitu gambar digital yang terbentuk dari sekumpulan titik penyusun gambar atau pixel (picture-x element)

Format file gambar bitmap diantaranya adalah:

  • BMP
  • GIF
  • JPEG, JPG
  • PNG
  • PICT (Macintosh)
  • PCX
  • TIFF
  • PSD (Adobe Photoshop)

Software ini terbagi menjadi 2 :

  • Software aplikasi bitmap 2 dimensi: -Windows paint, paintbrush, Adobe Photoshop, Corel Photopaint
  • Software aplikasi bitmap 3 dimensi: -Digital Clay dan Digital nendo

Ciri/ karakteristik Gambar Bitmap:

  • Gambar bitmap memiliki resolusi tetap dan tidak dapat diubah ukurannya tanpa kehilangan kualitas gambar.
  • Resolusi mengacu pada jumlah piksel dalam foto dan biasanya dinyatakan sebagai dpi (titik per inci) atau ppi (pixel per inci).
  • Gambar bitmap ditampilkan di layar komputer Anda pada resolusi layar: sekitar 72 ppi.
  • Gambar yang menggunakan data bitmap akan menghasilkan bobot file yang besar.
  • Digunakan untuk gambar kompleks, berupa ragam warna dan bentuk yang beraneka, seperti foto dari hasil bidikan kamera.

VEKTOR

Definisi Vektor

Grafik vektor (vector graphic), yaitu gambar digital yang terbentuk dari garis, kurva dan bidang, yang masing- masing merupakan suatu formulasi matematik.

Format Vektor umum meliputi:

  • AI (Adobe Illustrator)
  • CDR (CorelDRAW)
  • CMX (Corel Exchange)
  • CGM Computer Graphics Metafile
  • DXF AutoCAD
  • WMF Windows Metafile
  • Flv (Flash)
  • File format aplikasi 3D

Software ini terbagi menjadi 2 :

  • Software aplikasi vektor 2 dimensi: -Adobe illustrator, macromedia freehand dan Corel Draw
  • Software aplikasi bitmap 3 dimensi: -Maya 3D, Strata 3D CX, Ulead COOL 3D, Swift 3D, AutoCad, 3D Home Architect

Ciri/ karakteristik Gambar Vektor :

  • Gambar fleksibel memiliki resolusi independen karena dapat menjadi output dengan kualitas tertinggi pada skala apapun.
  • Mengubah atribut dari objek vektor tidak mempengaruhi obyek itu sendiri.
  • Ukuran gambar vektor dapat ditingkatkan dan dikurangi untuk setiap derajat dan baris, dan akan tetap tajam, baik di layar dan di cetak.
  • Gambar yang menggunakan data bitmap akan menghasilkan bobot file yang kecil
  • Digunakan untuk ilustrasi dengan bentuk geometris sederhana, warna solid atau gradasi tanpa terlalu banyak variasi warna. Cocok untuk logo dan jenis desain yang mengandalkan kesederhanaan bentuk.

2. Kompresi File Gambar

Kompresi File Gambar adalah kompresi data yang dilakukan terhadap gambar digital dengan tujuan untuk mengurangi redundansi dari data-data yang terdapat dalam gambar sehingga dapat disimpan atau ditransmisikan secara efisien. Banyak orang yang menginginkan kualitas sebuah gambar semakin baik, tapi terkadang suatu gambar dengan format tertentu tidak dapat dilakukan pengeditan. Walaupun dapat diedit namun membutuhkan kapasitas yang cukup besar untuk menyimpan file tersebut. Untuk itu perlu dibandingkan jenis kompresi yang digunakan baik berdasarkan teori cara kerja format kompresi, perbandingan hasil gambar dan perbandingan nilai kompresi dari masing-masing format sehingga dari hasil analisa tersebut bisa menjadi acuan, format apa yang cocok untuk digunakan oleh masing-masing pengguna.

Teknik kompresi, secara mendasar standar-standar teknik kompresi gambar memiliki 2 teknik kompresi yaitu teknik kompresi secara lossy dan lossles.

1. Lossy

–  Lossy compression membuat kapasitas file sebuah gambar menjadi kecil dengan cara menghilangkan beberapa informasi dari sebuah gambar yang asli. Teknik kompresi lossy merubah detail dan warna sebuah  file gambar menjadi lebih sederhana dan mempunyai kapasitas file  menjadi lebih kecil tanpa terlihat perbedaan mencolok dari pandangan manusia.

  • Teknik yang mengakibatkan data semula tidak dapat direkonstruksi kembali (ada data yang hilang)
  • Teknik kompresi dimana data hasil tidak sama dengan data sebelum kompresi.
  • Batasan : kualitas yang diinginkan dan waktu (pemrosesan dan pengiriman)
  • Contoh: data lagu, data film, video conference.
  • MPEG (Motion Picture Expert Group) untuk video
  • MP3 untuk lagu dan audio
  • JPEG (Joint Picture Expert Group)
  • Ukuran file lebih kecil dibanding loseless tetapi masih memenuhi syarat untuk digunakan.
  • Biasanya teknik ini membuang bagian-bagian data yang sebenarnya tidak begitu berguna dan tidak dirasakan oleh kita sehingga kita masih beranggapan bahwa data tersebut masih bisa digunakan walaupun sudah dikompresi.

2.  Lossless

– Lossless compression, dari sisi yang lain adalah tehnik kompresi yang tidak pernah menghilangan semua informasi dari sebuah file gambar yang asli. Biasanya digunakan pada citra foto atau image lain yang tidak terlalu memerlukan detail citra, dimana kehilangan bit rate foto tidak berpengaruh pada citra.

  •  Teknik kompresi yang tidak menyebabkan kehilangan data. Hasilnya sama seperti data sebelum proses kompresi.
  • Contoh : ZIP, RAR, GZIP
  •  Teknik ini digunakan jika dibutuhkan data setelah dikompresi harus dapat diekstrak/dekompres lagi tepat sama.
  • Biasanya digunakan jika akurasi data sangat penting
  • EX : data teks/biner, data program, image (PNG, GIF)
  • Kadang ada data-data yang setelah dikompresi dengan teknik ini ukurannya sama atau lebih besar.

3. Color depth atau bit depth

Bit depth adalah kemampuan pixel dalam menyimpan bit atau informasi, dalam hal ini akan berpengaruh terhadap banyaknya warna yang dapat ditampilkan.

Bit dan Format File
Setiap format file gambar yang kita pergunakan di Web memiliki kemampuan menyimpan warna yang berbeda. Sebagaimana kita tahu, format gambar yang umum dipergunakan di Web adalah GIF, JPEG, dan PNG. GIF dapat menampilkan warna 8 Bit (256 warna), JPEG menampilkan warna hingga 24 Bit atau lebih dari 16 juta warna, dan PNG dapat menampilkan warna hingga 32 Bit.Walaupun demikian, berapapun banyaknya warna yang Anda pergunakan dalam gambar, tampilan Akhir tetap ditentukan oleh kemampuan layar komputer menampilkan warna.

Sumber :

http://rastertgp.blogspot.co.id/2013/08/apa-itu-raster.html

Bitmap vs Vektor

Software Aplikasi Grafis Berbasis Bitmap dan Vektor

http://ggsfaisal.blogspot.co.id/2016/04/kompresi-gambar.html

http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=mengenal-istilah-bit-depth